Almusaeidstore - Menjadi bersih dari hadats kecil dan besar merupakan hal yang penting ketika melakukan ibadah seperti shalat, itikaf di masjid, thawaf, menyentuh mushaf, dan lainnya. Cara menghilangkan hadats kecil adalah dengan berwudhu, sedangkan untuk menghilangkan hadats besar diperlukan mandi wajib atau mandi janabah yang biasa disebut mandi junub.
Kondisi junub terjadi ketika seseorang mengalami dua hal. Pertama, keluarnya mani dari alat kelamin, baik secara disengaja maupun tidak. Kedua, melakukan hubungan suami istri, walaupun tidak sampai mengeluarkan mani.
Ada dua rukun yang harus dilakukan saat mandi junub:
Niat. Contoh niat mandi junub: "Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, karena perintah Allah ta'ala." Dalam madzhab Syafi'i, niat harus dilakukan saat pertama kali air disiramkan ke tubuh.
Mengguyur seluruh badan. Saat mandi wajib, seluruh bagian luar tubuh harus terkena air, termasuk rambut dan bulu. Bagian tubuh yang berambut atau berbulu harus terkena air hingga ke kulit dan pangkal rambut, agar tidak ada najis yang menempel.
Ada beberapa hal sunah yang bisa dilakukan saat mandi junub, seperti yang dijelaskan oleh Imam al-Ghazali:
- Membasuh tangan hingga tiga kali.
- Membersihkan semua kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
- Berwudhu dengan sempurna.
- Mengguyur kepala hingga tiga kali, sambil berniat menghilangkan hadats besar.
- Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan bagian badan sebelah kiri juga tiga kali.
- Menggosok tubuh, depan dan belakang, hingga tiga kali.
- Menyisir rambut dan jenggot (jika ada).
- Memastikan air mencapai lipatan kulit dan pangkal rambut. Hindari menyentuh kemaluan dengan tangan, jika tersentuh, sebaiknya berwudhu kembali. Wallâhu a‘lam.
